oleh: Lutfi Hakim
Ketua Iqro' Club Jombang
Hati terkadang merasakan sesuatu yang aneh. Pikir terkadang merenung sesuatu yang aneh. Melihat mereka yang bergelimang harta, mereka yang bergelimang kasih sayang orang tua, mereka yang bergelimang fasilitas lengkap masih saja sulit mengucapkan syukur. Terlebih mengejawantahkan syukur itu kepada perilaku sehari-hari. Sungguh tidak banyak remaja yang bisa melakukannya.
Syukurkah itu bila terpampang pengumuman bahwa dirinya telah lulus dari sekolah, maka dengan serta merta mereka berteriak dan melonjak girang. Segera mereka mencari cat, spidol atau alat tulis apa saja untuk mencorat-coret “bekas” baju seragam sekolah mereka. Sudah penuh coretan di baju itu, berkelilinglah mereka menaiki motor. Berkeliling kota sambil berdiri di motor dengan membunyikan klakson keras-keras. Mereka seakan merasa bahwa mereka adalah orang paling hebat di dunia karena telah mampu lulus dari ujian nasional.
Di sudut lain, beberapa anak menangis haru karena akhirnya impian mereka untuk lulus sekolah tercapai. Tangisan itu memang bermakna dalam. Ada yang menangis karena bahagia namun ada juga menangis karena dengan lulusnya itu ia bersedih apakah ia akan memapu meneruskan sekolahnya. Di saat remaja lain sibuk mencorat-coret seragamnya, ia bersedih karena adiknya belum juga mampu mengganti seragamnya yang sudah amat lusuh. Di saat yang lain berteriak menyuarakan kebebasannya, ia menangis lirih menghadapi masa depannya. Di saat yang lain sibuk diantarkan orang tuanya memilih sekolah lanjutan favorit, ia merengek mampukah dia tirus sekolah. Di saat yang lain sibuk memilih universitas, ia sedih membayangkan impiannya akan kuliah akan sirna begitu saja.
Namun lepas dari semua itu saya merasa bahagia melihat mereka tersenyum dalam maknanya masing-masing. Sms yang berdatangan ke hp saya mengucapkan syukur karena telah lulus dengan baik menambah bungah hati ini. Senyuman para pelajar anggota Iqro’ Club yang beberapa diantaranya adalah anak asuh LPUQ semakin membuat hati ini bersyukur.
Maka ijinkankalah saya sebagai ketua Iqro’ Club Jombang memberikan ungkapan terimakasih yang amat mendalam kepada LPUQ dan para donatur beasiswa Cita Bangsa. Sungguh dengan bantuan dari para donatur itulah impian mereka sebagian terwujud. Bahagialah anda apabila melihat keceriaan mereka. Keceriaan yang tentu lahir dari hati yang benar-benar tulus tanpa dibuat-buat.
Akhirnya saya hanya tersenyum dan mengucapkan selamat atas prestasi semua pelajar di kota Jombang ini. Selamat kepada anggota Iqro’ Club yang telah berhasil lulus. Selamat juga bagi anak asuh LPUQ yang lulus. Dan selamat kepada LPUQ yang telah berhasil mengantarkan amanah beasiswa anak asuh ini dengan transparan dan profesional. Dan tidak lupa semua pembaca majalah ini dan para donatur Cita Bangsa. Saya merasa bangga bahwa ternyata dunia ini masih banyak diisi oleh kaum muslimin yang peduli kepada sesama. Teruslah beramal sholeh wahai saudaraku semua. Yakinlah Allah pasti akan membalas semua kebaikan ini. Selamat tersenyum semua. Semoga hari esok yang lebih baik akan menghampiri kita semua. Amin. [ ]

No comments:
Post a Comment