Tuesday, June 15, 2010

Allah lupa atau sengaja?

Oleh: sakti wibowo

Saat Allah menciptakan DVD Player bernama “kehidupan” ini, entahlah… apakah DIA lupa melengkapinya dengan dua tombol paling favorit yang sering kugunukan saat menonton DVD. Dua tombol itu adalah REWIND dan FAST FORWARD.

Hidup tak ubahnya film, ada bagian di mana aku tidak menyukai ceritanya. Ada pula bagian yang sangat kunikmati. Saat menemukan bagian yang menjemukan, yang kulakukan adalah memencet tombol FAST FORWARD untuk melompatinya, dan mencari bagian lain yang lebih menarik. Setelah kutemukan, aku menjalankan tombol PLAY normal.

Jika tak kutemukan juga sampai rolling credit title muncul menandakan film sudah selesai, yang kulakukan adalah memencet tombol REWIND dan mengulang bagian-bagian paling berkesan.


Saat ini aku terjebak pada ritme hidup yang monoton, menjemukaan, tidak menarik bahkan sangat buruk. Aku ingin melompati bagian ini dengan fast forward. Barangkali di depan sana ada bagian hidupku yang lebih dinamis, indah, dan menyenangkan! Mungkin di masa datang, segala yang kuinginkan bisa tercapai. Hidup dalam ketenangan, kebahagiaan, kenyamanan! Menjadi pangeran kecil yang menghuni istana mungil, berdamping putri cantik serupa peri...

Tapi bagaimana cara melompati hidup ini? Alih-alih melompat, justru film terasa berjalan begitu lamban. Detik demi detik berlalu seperti bisa kuhitung. Sedetik serasa seharian. Semenit... dengan perbandingan konstan kaidah matematika... rasanya seperti 60 hari. Dan berarti satu jam rasanya bagaikan 360 hari. Dan, ditambah 6 detik saja sudah utuh satu tahun hitungan tahun kabisat!

Tak ada pula tombol REWIND jika aku ingin kembali menjalani bagian hidupku yang paling bahagia yang pernah kulalui, tak ada yang bisa kulakukan. Yang lebih menyebalkan lagi... kenapa saat menjalani bagian yang tidak menarik, kepingan DVD selalu berputar begitu lambat dan tersendat-sendat? Bahkan kadang ngadat.

Dan mengapa justru di saat-saat indah, semua berjalan begitu cepat? Subhanallah, Allah memang Maha Tak Terduga! Aku yakin bukan karena lupa, tapi Dia sengaja tidak memasang dua tombol itu. Entah apa maksudnya...renungkanlah... [ ]

No comments:

Post a Comment